Archive for February, 2009

BT…alias Ketidak-stabilan Emosi

Sunday, February 15th, 2009

Beberapa permasalahan hidup terkadang membuat kita kehilangan mood, atau kita sering mengenalnya dengan sebutan BT. Hal tersebut dapat di disebabkan karena kemacetan lalu lintas, keadaan rumah atau kantor yang menjengkelkan. Keadaan tidak seperti yang kita inginkan dapat membuat banyak rencana berantakan, memang banyak hal-hal yang membuat perasaan dan suasana hati menjadi tidak enak serta keadaan dimana emosi kita menjadi kacau.

Terkadang jika dilanda perasaan kesal atau tidak menentu, lalu perasaan atau suasana hati menjadi tidak enak, terkadang kita tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Pokoknya, hati ini terasa ingin marah, cemas, jengkel, bermacam-macam emosi negatif lain bercampur aduk. Dalam situasi ini kadang kita ingin sendiri, dan tidak ada seseorang pun yang menggangu kita.

Dalam keadaan kondisi emosi tidak stabil seperti ini, membuat hasil kerja tak akan baik, salah-salah hubungan kita dengan orang lain malah bertambah buruk. Pendek kata, tak ada kebaikan yang bisa diberikan oleh perasaan yang tidak stabil. Jadi sudah semestinya kita bisa meredakan mood yang tidak enak. Berikut beberapa tips yang mungkin bisa membantu kita meredakan mood yang buruk atau BT:

1. Sadari bahwa anda sedang mengalami ketidak-stabilan Emosi (BT)
Kunci utamanya adalah menyadari bahwa anda sedang dilanda gejolak emosi. Bila anda tahu anda sedang marah, setidaknya anda bisa menolong diri sendiri untuk meredakan kemarahan. Ketidakstabilan Emosi (BT) biasanya tidak gampang dijabarkan dengan jelas, tetapi begitu anda mengalami suasana hati yang runyam, segera sadari keadaan itu. Sadari juga efek dari ketidak-stabilan Emosi (BT): mutu kerja merosot, kehilangan kustomer, negoisasi gagal, dan banyak lagi yang buruk. Jadi, cepat atasi bad mood anda sebelum mengganggu kerja anda berkepanjangan.

2. Tenangkan diri anda
Saat anda sudah sadar bahwa anda sedang kebakaran dalam api ketidak-stabilan Emosi (BT), tenangkan diri anda. Tarik nafas dalam-dalam berulang kali sampai ketegangan dalam diri anda reda. Lakukan relaksasi sederhana, misal, bernafas secara teratur sambil memejamkan mata, dengarkan musik. Coba reguklah 1 gelas air putih, atau manjakan diri anda, atau berdoa agar anda diberi kesabaran.

CLICK HERE FOR MORE

4 Skenario Tentang Kehidupan

Tuesday, February 10th, 2009

Skenario 1
Andaikan kita sedang naik di dalam sebuah kereta ekonomi.
Karena tidak mendapatkan tempat duduk, kita berdiri di dalam gerbong tersebut.

Suasana cukup ramai meskipun masih ada tempat bagi kita untuk menggoyang-goyangkan kaki.
Kita tidak menyadari handphone kita terjatuh.
Ada orang yang melihatnya, memungutnya dan langsung mengembalikannya kepada kita.

“Pak, handphone bapak barusan jatuh nih”, kata orang tersebut seraya memberikan handphone milik kita.

Apa yang akan kita lakukan kepada orang tersebut? Mungkin kita akan mengucapkan terima kasih dan berlalu begitu saja.

Skenario 2
Sekarang kita beralih kepada skenario kedua.
Handphone kita terjatuh dan ada orang yang melihatnya dan memungutnya.

Orang itu tahu handphone itu milik kita tetapi tidak langsung memberikannya kepada kita.
Hingga tiba saatnya kita akan turun dari kereta, kita baru menyadari handphone kita hilang.

Sesaat sebelum kita turun dari kereta, orang itu ngembalikan handphone kita sambil berkata,
“Pak, handphone bapak barusan jatuh nih.”

Apa yang akan kita lakukan kepada orang tersebut?
Mungkin kita akan mengucapkan terima kasih juga kepada orang tersebut.

Rasa terima kasih yang kita berikan akan lebih besar daripada rasa terima kasih yang kita berikan pada orang di skenario pertama (orang yang langsung memberikan handphone itu kepada kita). Setelah itu mungkin kita akan langsung turun dari kereta.

CLICK HERE FOR MORE