Archive for October, 2008

Love Of God In Mathematics

Saturday, October 25th, 2008

From a strictly mathematical viewpoint:

What Equals 100%?
What does it mean to give MORE than 100%?

Ever wonder about those people who say they are giving more than 100%?

We have all been in situations where someone wants you to GIVE OVER 100%.

How about ACHIEVING 101%?

What equals 100% in life?

CLICK HERE FOR MORE

Sahabat Tuhan

Saturday, October 25th, 2008


Ada seorang bocah kelas 4 SD di suatu daerah di Milaor Camarine Sur (Filipina) yang setiap hari mengambil rute melintasi daerah tanah berbatuan dan menyeberangi jalan raya yang berbahaya dimana banyak kendaraan yang melaju kencang dan tidak beraturan.

Setiap kali berhasil menyeberangi jalan raya tersebut, bocah ini mampir sebentar ke Gereja setiap pagi hanya untuk menyapa Tuhan. Tindakannya selama ini diamati oleh seorang Pendeta yang merasa terharu menjumpai sikap bocah yang lugu dan beriman tersebut. “Bagaimana kabarmu Andy? Apakah kamu akan ke sekolah?”

CLICK HERE FOR MORE

Mampukah Kita Mencintai Tanpa Syarat

Saturday, October 18th, 2008

Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi, usia yg sudah senja bahkan sudah mendekati malam, Pak Suyatno 58 tahun kesehariannya diisi
dengan merawat istrinya yang sakit. Istrinya juga sudah tua. Mereka menikah sudah lebih 32 tahun.

Mereka dikaruniai 4 orang anak. Disinilah awal cobaan menerpa, setelah istrinya melahirkan anak ke empat, tiba-tiba kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan. Hal itu terjadi selama 2 tahun, menginjak tahun ke tiga seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang, lidahnya pun sudah tidak bisa digerakkan lagi.

Setiap hari pak Suyatno memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi dan mengangkat istrinya keatas tempat tidur. Sebelum berangkat kerja dia letakkan istrinya di depan TV supaya istrinya tidak merasa kesepian.

Walau istrinya tidak dapat bicara tapi dia selalu melihat istrinya tersenyum, untunglah tempat usaha pak suyatno tidak begitu jauh dari rumahnya, sehingga siang hari dia pulang untuk menyuapi istrinya makan siang. Sorenya dia pulang memandikan istrinya, mengganti pakaian dan selepas maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan apa-apa saja yg dia alami seharian.

Walaupun istrinya hanya bisa memandang tapi tidak bisa menanggapi, Pak Suyatno sudah cukup senang bahkan dia selalu menggoda istrinya setiap berangkat tidur.

Rutinitas ini dilakukan Pak Suyatno lebih kurang 25 tahun, dengan sabar dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke empat buah hati mereka. Sekarang anak-anak mereka sudah dewasa, tinggal si bungsu yg masih kuliah.

CLICK HERE FOR MORE

Kaca Spion

Saturday, October 18th, 2008

Sejak bekerja saya tidak pernah lagi berkunjung ke Perpustakaan Soemantri Brodjonegoro di Jalan Rasuna Said, Jakarta. Tapi, suatu hari ada kerinduan dan dorongan yang luar biasa untuk ke sana. Bukan untuk baca buku, melainkan makan gado-gado di luar pagar perpustakaan.

Gado-gado yang dulu selalu membuat saya ngiler. Namun baru dua tiga suap, saya merasa gado-gado yang masuk ke mulut jauh dari bayangan masa lalu. Bumbu kacang yang dulu ingin saya jilat sampai piringnya mengkilap, kini rasanya amburadul. Padahal ini gado-gado yang saya makan dulu.

Kain penutup hitamnya sama. Penjualnya juga masih sama. Tapi mengapa rasanya jauh berbeda? Malamnya, soal gado-gado itu saya ceritakan kepada istri. Bukan soal rasanya yang mengecewakan, tetapi ada hal lain yang membuat saya gundah.

CLICK HERE FOR MORE

Perjalanan Sekeping Koin Emas

Saturday, October 18th, 2008

Seorang bijak duduk merenung sambil memandangi sekeping koin emas miliknya.

“Untuk apa koin ini terus kusimpan, bukankah akan lebih berguna jika kuberikan kepada seseorang yang lebih membutuhkannya?”, gumamnya dalam hati.

Beberapa saat kemudian ia berdiri dan berjalan-jalan. Di perjalanan ia bertemu dan berbincang-bincang dengan seorang gadis kecil, kemudian memberikan koin emasnya. Mata gadis kecil itu tak berkedip saat menerima koin emas tersebut, ia tak percaya bahwa koin itu kini menjadi miliknya. Ia pun pulang dengan satu tekad, “Koin ini akan kuberikan kepada mama, dia tentu akan senang karena bisa membeli kebutuhan hidup kami.”

CLICK HERE FOR MORE

D’Masiv: Merindukanmu Lyric

Sunday, October 12th, 2008

[intro] C Cmaj7 F

C Cmaj7 F
saat aku tertawa di atas semua
C Cmaj7 F
saat aku menangisi kesedihanku

– [##]
Am G F
aku ingin engkau selalu ada
Am G F G
aku ingin engkau aku kenang

CLICK HERE FOR MORE

Alexa: Jangan Pernah Pergi Lyric

Sunday, October 12th, 2008

Bersama rinduku
Bersama rindumu
Bersama hatiku warnai langkahmu
Bersama denganmu arungi mimpiku

CLICK HERE FOR MORE

Kertas: Inikah Nikmat Bercinta Lyric

Sunday, October 12th, 2008

Engkau..
Mendustaiku,mengkhianatiku..
dengan semua luka perih dihatiku..
kau tlah khianati, janji-janji yang suci
kau lakukan lagi untuk kesekian kali..

CLICK HERE FOR MORE

Samsons: Seandainya Lyric

Sunday, October 12th, 2008

mendekatlah kepadaku
seperti waktu kita bersama dahulu

seandainya…bintang ‘ta beri petunjuk
untuk menemuimu
untuk menghampirimu

seandainya..bila kau ‘ta membantu aku
untuk mencari dirimu
sosok cinta sejati

CLICK HERE FOR MORE

D’Masiv: Luka Ku Lyric

Sunday, October 12th, 2008

Sebenarnya Ku Tak Pernah Ada Rasa Cinta
Aku Tak Mengerti
Seolah Kau Beri Harapan Yang Pasti
Membuaiku Dengan Penuh Keindahan

Tanpa Disadari Cinta Itu Hadir
Dan Aku Tak Sanggup Menghindari
Kau Berikan Aku Kesejukan
Yang Tak Pernah Aku Rasakan Sebelumnya

CLICK HERE FOR MORE