Archive for April, 2005

Kedamaian hati adalah kedamaian sejati

Monday, April 25th, 2005

Seorang Raja mengadakan sayembara dan
akan memberi hadiah yang melimpah
kepada siapa saja yang bisa melukis
tentang kedamaian. Ada banyak seniman dan
pelukis berusaha keras untuk memenagkan
lomba tersebut. Sang Raja berkeliling
melihat-lihat hasil karya mereka. Hanya ada
dua buah lukisan yang benar-benar paling
disukainya. Tapi, sang Raja harus memilih
satu diantara keduanya.

Lukisan pertama menggambarkan sebuah
telaga yang tenang.
Permukaan telaga yang itu bagaikan cermin
sempurna yang mematulkan kedamaian
gunung-gunung yang tenang menjulang
mengitarinya. Di atasnya terpampang
langit biru dengan awan putih berarak-
arak. Semua yang mandang lukisan ini akan
berpendapat, inilah lukisan terbaik mengenai
kedamaian.

Lukisan kedua menggambarkan
pegunungan juga.
Namun tampak kasar dan gundul.
Di atasnya terlukis langit yang gelap dan
merah menandakan turunnya hujan badai,
sedangkan tampak kilat
menyambar-nyambar
liar. Disisi gunung ada air terjun deras yang
berbuih-buih, sama sekali tidak
menampakkan ketenangan dan
kedamaian. Tapi, sang raja melihat sesuatu
yang menarik, Di balik air
terjun itu tumbuh semak-semak kecil diatas
sela-sela batu. Didalam semak-semak itu
seekor induk burung pipit meletakkan
sarangnya. Jadi,ditengah-tengah riuh
rendahnya air terjun, seekor induk
Pipit sedang mengerami telurnya dengan
damai. Benar-benar damai.

Lukisan manakah yang memenangkan
lomba?
Sang Raja memilih lukisan nomor dua.

Tahukah Anda mengapa?
karena jawab sang Raja,
“Kedamaian bukan berarti Anda harus berada
di tempat yang tanpa keributan, kesulitan atau
pekerjaan yang keras dan sibuk.
Kedamaian adalah hati yang tenang dan
damai, meski Anda berada di
tengah-tengah keributan luar biasa.”

(Part of wisewords collection at http://www.monx007.com)